Lama sudah kumencari
Apa yang hendak kulakukan
Sgala titik kujelajahi
Tiada satupun kumengerti
Tersesatkah aku di samudra hidupmu
Kata-kata yang kubaca
Terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan
Bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku inikah takdirku
Chorus:
Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku
Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku
Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku
Lentera jiwaku
Lentera jiwaku
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku
Lentera jiwaku
Lentera jiwaku
Lentera jiwaku
— ust cahyadi
Del Piero said to Juventus fans…
“NOTHING CAN BE BETTER THAN …
“Than eight Scudetti. Than a promotion from serie B. Than Coppa Italia (let’s hope two). Than four Italian Super Cups. Than Champions League. Than Uefa Super Cup. Than Intercontinental Cup. Than a goal scored against Fiorentina. Than a Del Piero-style goal. Than a goal in Tokyo. Than my tears. Than a goal in Bari. Than a back-heel volley goal in a derby. Than a goal for Avvocato. Than a tongue stuck out in a game against Inter. Than an assist to David. Than goal number 187. Than a goal in Germany. Than Berlin. Than a goal scored against Frosinone. Than top goalscorer title in serie B. Than top goal scorer in serie A. Than a standing ovation at Bernabeu. Than 704 matches in the black-and-white jersey. Than 289 goals. Than a free kick scored that meant the Scudetto. Than a goal against Atalanta. Than any record. Than jersey No. 10 with the name Del Piero. Than captain’s armband.
“Nothing, but … what you have given me in these 19 years.
“I’m happy that you have smiled, cheered, cried, sung, shouted for me and with me. No colour will ever be brighter for me than black and white. You’ve made my dream come true. More than any other thing, today I just want to say THANK YOU.
“Always by your side Alessandro.”
merinding bacanya !!
— lingkarancahaya
Cool !! amin ya Allah.. may You give us Barakah…
(Source: qaniah-mawaddah, via callmechrysant)
kampus ku rumah ku
Kampus, yang seharusnya menjadi tempat lahir para ilmuwan dan cendekiawan, kini hanya berfungsi sebagai tempat singgah sejenak. Singgah sejenak untuk menghadapi dunia usaha, perpolitikan, atau usaha lain dalam mempertahankan hidup. Sungguh miris jika manusia, yang diberkati kemampuan lebih, hanya berpandangan tentang bertahan hidup, khususnya untuk kalangan akademis. Istilah akademis sendiri menjadi istilah yang hanya muncul dalam kalimat-kalimat retoris di balik mimbar.
#random thought
Keluarga yang memunculkan produktivitas, keluarga yang menghadirkan kontribusi bagi masyarakat luas. Sebuah keluarga yang menghargai potensi, menjunjung tinggi budi pekerti, menghormati nilai-nilai. Sebuah keluarga yang mentaati tatanan Ilahi, mengikuti tuntunan Nabi.

